Select Your Language

EnglishFrenchGermanSpainItalianDutchRussianPortugueseJapaneseKoreanArabicChinese Simplified

Kamis, 04 Agustus 2011

resensi film:final destination 5

di postingkan oleh yoga sanotala

Sepertinya seri keempat franchise Final Destination, The Final Destination, yang dirilis tahun lalu, belum akan benar-benar menjadi akhir dari franchise tersebut. New Line Cinema baru-baru ini mengumumkan bahwa pihaknya telah menyetujui untuk memproduksi seri kelima dari Final Destination. Eric Heisser, yang menangani naskah prekuel dari The Thing, akan menuliskan naskah untuk Final Destination 5.


Dalam sebuah wawancara, Heisser menyebutkan bahwa dirinya masih memikirkan beberapa jalan yang akan ditampilkan untuk menggambarkan rentetan tragedi yang akan dialami para jajaran karakter yang ada di seri terbaru film ini. Namun, ia menambahkan bahwa dirinya akan memasukkan suatu adegan yang menggambarkan suatu operasi mata yang menggunakan laser dan kemudian berjalan salah.
Cerita Final Destination sendiri menceritakan bahwa kematian sama sekali tidak dapat dihindari. Biasanya, cerita akan diawali dengan sekelompok pemuda yangs elamat dari sebuah tragedi setelah salah seorang dari mereka mengalami mimpi mengenai tragedi tersebut dan mengajak teman-temannya keluar dari situasi dan lokasi tersebut. Walau begitu, biasanya, di penghujung film, kematian selalu berhasil untuk mendapatkan seluruh korbannya.
Walau seringkali mendapat kritikan dari kritikus film dunia, franchise ini acapkali berhasil memberikan keuntungan yang lumayan bagi New Line Cinema. The Final Destination, yang dirilis pada 2009, berhasil mengumpulkan keuntungan sejumlah US$66 juta dari peredarannya di Amerika Serikat, dan jumlah yang lebih besar lagi dari peredarannya di seluruh dunia. Belum ada konfirmasi mengenai siapa yang akan duduk di kursi sutradara dari film yang diharapkan akan segera memulai proses pengambilan gambarnya pada musim panas ini.

Film ini dimulai 11 tahun setelah kecelakaan penerbangan 180. Adalah Sam Lawton (Nicholas D'Agosto) bersama kekasihnya Molly Harper (Emma Bell), dan beberapa penumpang lainnya menaiki bus interline city, RollandCoach Lines dalam acara retreat menuju Vancouver-British Island. Sam mendapatkan penglihatan bahwa sebuah jembatan yang akan ia lewati akan runtuh, selama dalam perjalanan beberapa pertanda juga sudah terbaca dan dirasakan oleh Sam, namun karena Sam tidak mau merusak acara liburannya, dia akhirnya memilih diam dan mengontrol dirinya agar tidak menjadi terlihat bodoh di depan teman-temannya. Namun apa yang dirasakan oleh Sam benar terjadi. Perasaan buruk yang dialami oleh Sam terbukti saat bus yang mereka tumpangi melewati jembatan gantung Lions Gate. Jembatan yang masih dalam perbaikan dan pengaspalan itu mulai retak saat seorang pekerja membongkar lapisan aspal sehingga retakan tersebut mengakibatkan jembatan tidak kuat menahan beban mobil yang melintasinya dan membuat baut penahan kabel baja jembatan tersebut perlahan-lahan longgar dan lepas.
Saat kejadian, Bus yang ditumpangi Sam dan mobil-mobil lainnya sedang berada diatas jembatan, tanpa disadari salah satu rangka jembatan mulai bengkok dan patah menembus bagian jembatan hingga menggulingkan mobil yang berada tepat dibawah rangka baja tersebut. Setelah kejadian mengerikan itu, beberapa korban mulai berjatuhan. Saat seluruh pengendara mulai sadar dan panik karena seluruh jembatan mulai goyang dan rapuh, keadaan semakin buruk. Semua keluar dari mobil masing-masing dan berlarian menyelamatkan diri namun sayang, hal ini terlambat karena jembatan mulai runtuh sebelum semua pengendara berhasil menyelamatkan diri. Seorang penumpang, Dennis (David Koechner) yang hendaknya akan menyelamatkan diri harus menerima kenyataan dirinya mati mengenaskan saat sebuah tangki aspal panas tumpah dan menyiram dirinya. Belum lagi saat seorang lelaki Michael (Arlen Escarpeta) yang saat itu kaget melihat Isaac terbunuh langsung berlari menyelamatkan diri, namun naas, baut besar pertama yang berguna untuk menyangga kabel baja terlepas dan menghantam kepalanya. Dari situ, keadaan makin parah. Seorang gadis Candice (Ellen Wroe) yang sedang berada didalam mobil tidak tahu kalau posisi mobil tepat lurus sarah dengan kabel baja penahan tiang jembatan. Saat baut pertama jatuh menimpa Michael, kabel baja yang menahan tiang jembatan tiba-tiba terlepas dan mendorong tubuhnya terlempar dari atas jembatan dan mati menabrak perahu yang kebetulan lewat di bawahnya.

Seperti tidak cukup korban, kematian 'pun mengejar wanita bernama Olivia (Jacqueline MacIness Wood), dirinya meninggal saat jatuh kelaut dan dihantam sebuah mobil yang jatuh dari atas jembatan. Seluruh jembatan mulai goyang, seorang pria Chris Lawton (Miles Fisher) terlambat menyelamatkan diri saat lampu jembatan jatuh menimpa dirinya dan mengalirkan ribuan volt listrik keseluruh badannya. Sam dan kekasihnya, Molly, yang saat itu sedang berusaha untuk menyelamatkan diri setelah keluar dari mobil ternyata bernasib sama dengan korban-korban lainnya. Mereka meninggal saat sebuah papan gerigi besi, jatuh menimpa Sam yang sedang bergantung di pagar jembatan bersama Molly, sehingga mereka berdua tertarik jatuh ke bebatuan di bawah jembatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar